Lintas Jaluko Jambi - MUARO JAMBI -Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas Cold Storage (gudang pendingin) yang terbengkalai di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo, Kamis (15/1/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan langkah aktivasi kembali aset daerah guna mendukung stabilitas harga pangan.
Gedung yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektar tersebut terpantau dalam kondisi tidak berfungsi.
Dalam kunjungannya, Dr. Bambang Bayu Suseno menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera memfungsikan kembali gedung tersebut agar tidak menjadi aset yang sia-sia.
Menurut Bupati, keberadaan Cold Storage sangat krusial sebagai instrumen pengendali inflasi daerah. Fasilitas ini dirancang untuk menyimpan komoditas pokok yang bersifat cepat rusak (perishable).
"Cold storage ini dapat menyimpan bahan pokok seperti sayur, daging, hingga cabai. Ini adalah langkah antisipasi kita dalam menghadapi lonjakan harga di pasar," ujar Dr. Bambang Bayu Suseno di sela-sela peninjauannya.
Dorong Sosialisasi ke Masyarakat
Tak hanya fokus pada perbaikan fisik, Bupati juga menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk lebih proaktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha tani.
Beliau meminta Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan untuk menggencarkan sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat gudang pendingin ini. "Tujuannya jelas, agar masyarakat yang selama ini belum tahu bisa segera memanfaatkan fasilitas ini untuk menjaga kualitas hasil produksi mereka," tambahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat teras, antara lain:
.Kepala Dinas Perikanan
.Kepala Dinas Pertanian
.Camat Taman Rajo
.Kepala Bidang Aset
Kehadiran Kabid Aset dalam rombongan menandakan adanya evaluasi serius terkait status dan manajemen pemeliharaan gedung ke depannya.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap dengan beroperasinya kembali gedung ini, kesejahteraan petani dan nelayan lokal dapat meningkat seiring dengan terjaganya kualitas komoditas mereka sebelum didistribusikan ke pasar.(Red-feri).
Social Header