Lintas Jaluko Jambi -MUARO JAMBI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengambil langkah progresif untuk membenahi infrastruktur pendidikan di wilayahnya. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pemerintah setempat resmi mengusulkan revitalisasi terhadap 120 satuan pendidikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Langkah ini diambil menyusul data internal Disdikbud yang menunjukkan bahwa sekitar 40 persen bangunan sekolah di Kabupaten Muaro Jambi saat ini dalam kondisi membutuhkan perbaikan.
Rincian Sekolah yang Diusulkan
Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Kasyful Iman, menjelaskan bahwa usulan ini merupakan upaya jemput bola ke pemerintah pusat guna memastikan fasilitas belajar mengajar di daerah tetap layak dan aman. Adapun rincian 120 sekolah tersebut
meliputi:
50 Sekolah Dasar (SD)
50 Sekolah Menengah Pertama (SMP)
20 Taman Kanak-kanak dan PAUD (TK/PAUD)
"Usulan revitalisasi ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah pusat sejak November tahun lalu. Kondisi sebagian sekolah memang memerlukan perhatian serius, mulai dari kerusakan ruang kelas hingga fasilitas penunjang lainnya," ujar Kasyful Iman saat memberikan keterangan pada Rabu (4/3/2026).
Dilema Kerusakan Bangunan dan Lonjakan Siswa.Kondisi di lapangan menunjukkan tantangan ganda bagi dunia pendidikan di Muaro Jambi. Di satu sisi, banyak bangunan yang mengalami kerusakan fisik yang dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi hingga keselamatan siswa. Di sisi lain, tren jumlah peserta didik terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga kebutuhan akan ruang kelas baru menjadi mendesak.
"Kami berharap tahun ini sudah ada realisasi. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan proses pembelajaran tidak akan maksimal karena keterbatasan ruang belajar yang layak," tambah Kasyful.
Melalui usulan ini, Pemkab Muaro Jambi berharap adanya sinergi anggaran antara daerah dan pusat untuk mempercepat pemerataan kualitas sarana pendidikan, sehingga kesenjangan fasilitas antarwilayah dapat segera teratasi.
Social Header