Lintas Jaluko Jambi -Jambi - Kejelasan nasib sebanyak 47.872 benih bening lobster (BBL) hasil pengungkapan kasus penyelundupan di Jambi masih menjadi pertanyaan publik. Dengan asumsi nilai per ekor mencapai Rp150.000, total nilai ekonomis benih lobster tersebut diperkirakan mencapai Rp7.180.800.000.
Masyarakat menilai perlu adanya transparansi dari pihak terkait mengenai penanganan dan pelepasan benih lobster tersebut. Pasalnya, dalam keterangan kepada media, pihak Polresta Jambi menyampaikan bahwa proses pelepasan benih lobster dilimpahkan kepada instansi teknis, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui unit terkait di Jambi serta Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut.
Namun di sisi lain, keterangan yang beredar dari pihak Loka melalui pejabat yang disebut bernama Eri Doni menyatakan bahwa penanganan pelepasan benih lobster tersebut sepenuhnya dilakukan oleh pihak kepolisian. Perbedaan informasi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Publik mempertanyakan beberapa hal penting, antara lain:
1. Di mana lokasi pelepasan 47.872 benih lobster tersebut dilakukan?
2. Kapan pelepasan dilakukan dan siapa saja yang terlibat?
3. Apakah terdapat dokumentasi resmi berupa foto, video, berita acara, serta titik koordinat pelepasan?
4. Instansi mana yang bertanggung jawab penuh terhadap proses pelepasan?
5. Apakah terdapat laporan hasil pelepasan yang dapat diakses publik?
Sejumlah kalangan menilai bahwa transparansi sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dan instansi teknis yang berwenang. Mengingat nilai ekonomis benih lobster yang cukup besar serta pentingnya komoditas tersebut bagi keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia, publik berharap seluruh pihak terkait dapat memberikan penjelasan resmi dan terbuka.
Masyarakat meminta Polresta Jambi, KKP Jambi, Balai Karantina Jambi, serta Loka Pengelolaan Kelautan dan Pesisir segera menyampaikan keterangan yang jelas dan terukur agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, publik masih menunggu penjelasan resmi dari seluruh instansi terkait mengenai status, lokasi pelepasan, dan dokumentasi 47.872 benih baby lobster tersebut.(Red).
Social Header