Breaking News

Dampak Penurunan Transfer Pusat, APBD Muaro Jambi 2026 Anjlok 30 Persen


Lintas Jaluko Jambi -​ MUARO JAMBI - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2026 dipastikan mengalami penurunan drastis hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, postur anggaran daerah tersebut menyusut menjadi Rp1,3 triliun, dari yang sebelumnya mencapai Rp1,7 triliun pada tahun 2025.

​Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Muaro Jambi, Farhan, mengungkapkan bahwa penurunan signifikan ini merupakan dampak langsung dari berkurangnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.

​"Anggaran kita menurun sekitar 30 persen. Tahun ini APBD Muaro Jambi berada di angka Rp1,3 triliun, di mana pada tahun sebelumnya kita sempat menyentuh angka Rp1,7 triliun. Kondisi ini dipicu oleh penurunan dana transfer dari pusat," ujar Farhan dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

​Menyiasati kemerosotan anggaran yang cukup tajam ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terpaksa melakukan pengetatan ikat pinggang. Salah satu langkah ekstrem yang diambil adalah memangkas anggaran rutin dinas.

​Farhan menjelaskan, dengan keterbatasan dana yang ada saat ini, pemkab tidak bisa lagi royal dalam mengalokasikan anggaran belanja. Seluruh sektor harus mengalami efisiensi demi menjaga stabilitas fiskal daerah.untuk belanja rutin menyapai 390 Miliar,dan modal untuk belanja 
masih di perencanaan.

​Selain melakukan pemangkasan anggaran rutin, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga harus memutar otak dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Untuk tahun 2026, fokus pengerjaan fisik dan program daerah akan dialihkan sepenuhnya untuk menyokong program-program skala besar yang diturunkan oleh pemerintah pusat.

​Salah satu sektor yang menjadi prioritas utama di tengah badai efisiensi ini adalah sektor pendidikan, khususnya pembangunan dan rehabilitasi sekolah-sekolah besar dan kesehatan di wilayah Muaro Jambi. Langkah ini diambil agar program strategis nasional tetap berjalan beriringan dengan kemampuan keuangan daerah yang sedang terbatas.pungkaanya.(Red-feri).
© Copyright 2022 - Lintasjalukojambi.com