MUARO JAMBI – Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah, menyoroti tajam kebijakan penyaluran dana hibah Tahun Anggaran (TA) 2025 di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muaro Jambi. Pihaknya mendesak instansi terkait untuk memberikan klarifikasi yang transparan mengenai puluhan paket belanja hibah yang dinilai minim informasi publik.
Feriansyah mengungkapkan, berdasarkan penelusuran pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), tercatat ada 48 paket belanja hibah dengan total pagu anggaran mencapai Rp2.835.000.000 (Rp2,8 miliar lebih).
"Kami meminta pihak terkait untuk membuka informasi ini secara gamblang. Transparansi anggaran sangat penting agar masyarakat mengetahui ke mana saja aliran dana hibah ini disalurkan," ujar Feriansyah.
Berdasarkan data resmi, kegiatan tersebut terdaftar dengan Kode RUP 39622715 di bawah Satuan Kerja Sekretariat Daerah Muaro Jambi untuk Tahun Anggaran 2025.
Klasifikasi kegiatan tersebut bermerek:
"Belanja Hibah Uang kepada Badan dan Lembaga yang Bersifat Nirlaba, Sukarela dan Sosial yang Dibentuk Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan". Meskipun tercatat sebagai 1 paket volume pekerjaan, anggaran tersebut dipecah ke dalam 48 rincian alokasi dana APBD.
Berikut adalah rincian 48 daftar alokasi anggaran belanja hibah dalam paket tersebut:Menuntut Kejelasan Penerima Hibah.
Feriansyah menilai, besarnya variasi nominal anggaran—mulai dari yang terkecil Rp10 juta hingga yang terbesar mencapai Rp250 juta—harus dibarengi dengan rincian penerima yang jelas. Menurutnya, kepastian mengenai badan atau lembaga nirlaba mana saja yang menerima dana tersebut sangat krusial guna menghindari potensi penyalahgunaan anggaran atau tumpang tindih alokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat Daerah Kabupaten Muaro Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait rincian nama-nama organisasi maupun lembaga penerima 48 paket dana hibah tersebut. AWASI menegaskan akan terus mengawal persoalan ini demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Muaro Jambi."(Red).
Social Header