MUARO JAMBI – Kondisi pemasangan kabel WiFi internet dan sarana pendukungnya di
Kabupaten Muaro Jambi kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, pemasangan kabel yang dinilai
semrawut dan diduga tanpa izin resmi dari instansi terkait mulai menimbulkan keresahan di
masyarakat.
Menanggapi fenomena tersebut, sejumlah tokoh pers di Muaro Jambi kompak angkat suara, Senin (6/7/2026).
Ketua Aliansi Wartawan Indonesia
(AWI) Kabupaten Muaro Jambi, Edison, bersama Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI),
Feriansyah, menyatakan sikap tegas untuk mengawal persoalan ini agar segera mendapat
perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi.
"Kami melihat kondisi kabel internet di lapangan sudah sangat membahayakan. Selain
merusak estetika, pemasangan yang asal-asalan tanpa ducting yang rapi ini berisiko tinggi
terhadap keselamatan warga dan ketertiban umum," ujar Edison mewakili rekan-rekan
wartawan.
Menurut para pimpinan organisasi wartawan tersebut, banyak penyedia layanan internet (ISP)
lokal maupun swasta yang diduga beroperasi tanpa mengantongi izin operasional yang lengkap
dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Mereka juga menyoroti dugaan penggunaan tiang
listrik PLN atau milik warga yang dilakukan tanpa prosedur yang benar, serta tampak tidak tertata dengan rapi.
Sebagai langkah konkret, para wartawan di Muaro Jambi kini telah menyusun draf laporan
pengaduan resmi yang rencananya akan dilayangkan kepada Dinas Kominfo, Satpol PP, serta Dinas
Lingkungan Hidup di Kabupaten Muaro Jambi.
Laporan tersebut memuat dugaan temuan lapangan berupa dokumentasi foto titik
pemancar dan kabel yang menjuntai rendah serta membahayakan pengguna jalan.
Edison dari AWI menambahkan bahwa pihaknya akan memantau sejauh mana respons instansi
terkait terhadap pengaduan masyarakat ini.
"Kami tidak menghalangi usaha swasta, namun
aturan harus ditegakkan. Perbup tentang Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi harus
dijalankan agar tidak ada lagi pembiaran terhadap infrastruktur yang carut marut," tegasnya.
Sementara itu, Feriansyah dari AWSI menekankan pentingnya pendataan jalur kabel agar
memudahkan perbaikan jika sewaktu-waktu terjadi gangguan.
Ia berharap Pemerintah
Kabupaten Muaro Jambi segera melakukan verifikasi dan tindakan tegas, termasuk memberikan
sanksi administratif bagi penyedia layanan yang terbukti melanggar aturan.
Aksi kolektif para wartawan ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemkab Muaro Jambi untuk
melakukan penertiban menyeluruh, demi menjamin kenyamanan, estetika lingkungan, dan
keselamatan warga Muaro Jambi dari ancaman instalasi kabel yang tidak standar."(Feri)
Social Header