MUARO JAMBI - Lintasjalukojambi.com - Sebanyak empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan 15 jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi masih mengalami kekosongan. Pemerintah daerah pun mulai menyiapkan langkah pengisian jabatan tersebut guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muaro Jambi, Billy Adhitya, membenarkan adanya sejumlah jabatan strategis yang masih kosong tersebut.
Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/9/2026), di ruang kerjanya.
Billy menjelaskan, kekosongan empat JPT Pratama terjadi akibat adanya pejabat yang memasuki batas usia pensiun serta pengunduran diri. Sementara kekosongan pada 15 jabatan administrator disebabkan oleh sejumlah dinamika kepegawaian, antara lain mutasi, pensiun, dan perpindahan instansi.
“Memang saat ini masih terdapat beberapa jabatan yang kosong, baik JPT Pratama maupun jabatan administrator. Kekosongan tersebut terjadi karena adanya pejabat yang memasuki usia pensiun, mengundurkan diri, mutasi, maupun pindah instansi,” ujar Billy.
Empat JPT Pratama yang saat ini kosong masing-masing adalah Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Pelaksana BPBD, serta Sekretaris DPRD Kabupaten Muaro Jambi.
Sementara itu, 15 jabatan administrator tersebar pada sejumlah perangkat daerah, di antaranya BPKAD, BPPRD, DPPKB, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUPR, RSUD Ahmad Ripin, Dinas Perikanan, Inspektorat, BPBD, serta Kecamatan Bahar Utara.
Menurut Billy, pengisian jabatan tersebut menjadi penting karena JPT Pratama maupun jabatan administrator memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan program pemerintahan, pengelolaan administrasi, pengawasan, hingga pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pengisian jabatan ini penting agar program pemerintah berjalan optimal, baik dalam pengelolaan anggaran maupun pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Pengisian JPT melalui Manajemen Talenta
Khusus untuk pengisian JPT Pratama, Pemkab Muaro Jambi tidak mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Seleksi Terbuka JPT Pratama pada tahun 2026.
Sebagai gantinya, pemerintah daerah berkomitmen menerapkan Manajemen Talenta ASN sebagai bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan ASN yang lebih objektif, terukur, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada kinerja.
“Untuk tahun ini kita tidak menganggarkan terkait Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, karena Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sudah berkomitmen untuk mengimplementasikan Manajemen Talenta,” jelas Billy.
Ia mengatakan, penerapan Manajemen Talenta tersebut saat ini terus berproses. BKPSDM Kabupaten Muaro Jambi telah memasuki Pilar 3, setelah sebelumnya melaksanakan tahapan Pra-Ekspose.
“Saat ini progres kita sudah berada di Pilar 3. Kita sudah melaksanakan Pra-Ekspose dan sedang menunggu jadwal Ekspose dari BKN Pusat,” ungkapnya.
Billy menegaskan, implementasi Manajemen Talenta diharapkan tidak hanya menjadi mekanisme dalam pengisian jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari pembenahan tata kelola ASN di Kabupaten Muaro Jambi.
Dengan sistem tersebut, pengelolaan dan pengembangan karier ASN diharapkan semakin terarah berdasarkan potensi, kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi."(Feri)
(Noval)
Social Header