MUARO JAMBI - Lintasjalukojambi,com.- Pelayanan PDAM Tirta Muaro Jambi kembali dikeluhkan masyarakat. Sudah hampir satu minggu aliran air bersih di wilayah Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), khususnya Desa
Mendalo Darat RT 16, 17, 18, dan 19, terhenti total. Hingga Minggu (9/8/2026), pasokan air yang dinanti warga tak kunjung mengalir.
Kondisi ini diperparah oleh musim kemarau yang sedang melanda, menyebabkan sumur-sumur galian milik warga mengering. Kebutuhan harian rumah tangga pun menjadi terganggu akibat krisis air bersih tersebut.
Tokoh masyarakat Muaro Jambi yang dikenal vokal, Amirudin (Bujang Pangka), menyampaikan keprihatinan mendalam atas lambatnya penanganan dari pihak pengelola air minum milik daerah tersebut.
Ia mendesak Direktur PDAM Tirta Muaro Jambi untuk segera mengambil langkah cepat agar air kembali beroperasi secara normal.
"Musim kemarau ini semua sumur warga pada kering. PDAM yang menjadi harapan masyarakat malah tidak hidup. Ini menjadi pertanyaan publik terkait bagaimana kinerja Direktur PDAM Tirta Muaro Jambi," ujar Amirudin (Bujang Pangka).
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi hadir secara nyata di tengah kesulitan warga. Sesuai dengan motto Muaro Jambi Berbakti, ia berharap Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., segera memanggil dinas terkait beserta Direktur PDAM Tirta Muaro Jambi untuk mengevaluasi permasalahan ini serta mencarikan solusi konkrit bagi masyarakat Mendalo Darat."(Red).
Social Header