Breaking News

Jalan Poros Kebun IX Muaro Jambi Diprotes Warga, Proyek Cor Beton Senilai Rp1,6 Miliar Diduga Dikerjakan Asal-Asalan


​MUARO JAMBI - Lintasjalukojambi.com - Pembangunan infrastruktur jalan poros yang menghubungkan Desa Kebun IX menuju Desa Talang Belido dan Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek 
pembangunan jalan cor beton yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muaro Jambi tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan dan mengabaikan standar mutu serta kualitas.

​Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (3/11/2026), kondisi fisik jalan cor beton yang baru dibangun tersebut sudah memperlihatkan sejumlah kerusakan yang mengkhawatirkan. Terlihat jelas adanya keretakan serta patahan pada badan jalan di beberapa titik, meski proyek ini baru saja berjalan dalam tahap pengerjaan.

​Proyek pembangunan ini diketahui dikerjakan oleh CV Sultan Tiga Serangkai dengan didampingi oleh CV Atifa Cipta Rencana selaku konsultan pengawas. Adapun kontrak kerja proyek ini resmi ditandatangani pada tanggal 19 Agustus 2026 dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp1.660.663.000.

​Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dalam menghadirkan akses jalan cor beton di desanya. Namun, ia bersama warga lainnya mengaku sangat kecewa dengan realisasi pengerjaan di lapangan yang dinilai jauh dari harapan.

​"Kami berterima kasih sudah diberikan pembangunan jalan cor beton di desa kami, tetapi kami sangat kecewa dengan pengerjaannya yang tidak mengutamakan mutu dan kualitas. Dana anggaran hingga miliaran rupiah untuk jalan cor beton ini justru dikerjakan dengan asal jadi," ungkap warga tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak terkait, baik dinas pekerjaan umum, pihak kontraktor pelaksana, maupun konsultan pengawas, segera turun tangan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kerusakan tersebut agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas tanpa membahayakan pengguna jalan."(Red-feri)
© Copyright 2022 - Lintasjalukojambi.com