JAMBI - Lintasjalukojambi.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta liputan rekan-rekan media yang telah menaruh perhatian pada program pembinaan warga binaan.
Dukungan publikasi dari media dinilai menjadi pendorong semangat bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk terus berkarya dan memperbaiki diri di dalam lapas.
Meita menuturkan bahwa salah satu program unggulan yang tengah gencar dikembangkan di Lapas Kelas IIB Jambi adalah kerajinan Batik Jambi. Melalui program pemberdayaan ini, para warga binaan dibekali keterampilan membatik agar memiliki kegiatan positif yang produktif sekaligus menjadi bekal mandiri saat kembali ke masyarakat kelak.
"Kami ingin para warga binaan memiliki kegiatan yang bermakna selama menjalani masa pemasyarakatan. Lewat kerajinan batik ini, mereka tidak hanya mengisi waktu, tetapi juga mengasah jiwa seni dan melestarikan budaya lokal," ujar Meita Eriza.
Menariknya, karya batik buatan warga binaan Lapas Kelas IIB Jambi memiliki keunikan motif tersendiri yang kental dengan kearifan lokal Jambi. Beberapa motif khas yang diproduksi di antaranya adalah Motif
Harimau Kerinci dan Motif Angso Duo.
Kualitas dan keindahan batik hasil karya warga binaan ini pun tak bisa dipandang sebelah mata. Batik buatan Lapas Kelas IIB Jambi sudah kerap diikutsertakan dalam berbagai event dan pameran, baik di tingkat Provinsi Jambi maupun di tingkat nasional/pusat.
Melalui sinergi bersama media, Kalapas berharap karya-karya positif dari balik jeruji ini dapat makin dikenal luas, sekaligus membuktikan bahwa tembok penjara bukanlah penghalang untuk melahirkan karya berprestasi dan bernilai seni tinggi.(Feri).
Social Header